EFEKTIFITAS PENDIDIKAN LINGKUNGAN BAGI KEPEDULIAN MAHASISWA PADA LINGKUNGAN
Arsy
Ilyasanada
2019011046
Psikologi
Lingkungan Pararel
Dosen
Pengampu : Dr. Arundati Shinta, M.A
Essay
5
Suatu
lingkungan yang bersih ataupun kotor tercipta melalui tindakan, Tindakan yang
dimaksud merupakan suatu perilaku pada individu dalam merawat suatu lingkungan
dan memiliki hubungan yang sangat erat dengan lingkungan. Lingkungan dapat
mempengaruhi memaksa manusia untuk berperilaku tertentu. Sebaliknya, perilaku manusia
dapat membuat perubahan yang berarti pada lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa
perilaku manusia dengan lingkungan merupakan hubungan yang saling
ketergantungan. Untuk menciptakan lingkungan yang kondusif diberbagai aspek
dibutuhkan kepedulian yang tinggi Pola perilaku yang berusaha untuk
meminimalkan dampak negatif pada lingkungan alam disebut juga perilaku
pro-lingkungan (Kollmuss & Agyeman 2002).
Perilaku
pro-lingkungan merupakan suatu tindakan yang berguna untuk meminimalisir
kerusakan lingkungan atau memperbaiki kondisi lingkungan (Scannell 2008).
Menurut perspektif perilaku, Stern (1997) mendefinisikan perilaku pro
lingkungan sebagai segala macam perilaku yang ramah dan menghemat pemakaian
bahan atau energi dari lingkungan. Steg dan vlek (2009) menyebut perilaku
pro-lingkungan sebagai perilaku meminimalisir dampak dari kerusakan lingkungan
dan mendukung usaha pelestarian lingkungan.
Perilaku
pro-lingkungan tidak muncul secara langsung pada individu, tetapi dapat
dimunculkan melalui proses pembelajaran, pendidikan, dan pelatihan. Salah satu
cara penanggulangan dan pencegahan yang efekif dilakukan untuk meningkatkan
kepedulian siswa dan membentuk perilaku pro lingkungan adalah melalui proses
pembelajaran. Perilaku pro-lingkungan penting diajarkan semenjak usia sekolah
karena pembentukan perilaku lebih baik dilakukan sejak dini dan juga diketahui
bahwa siswa merupakan salah satu pelaku pembuangan sampah disungai. Perilaku
tidak terbentuk dengan sendirinya tapi terbentuk melalui proses pembelajaran dan
peningkatan pengetahuan.
Kesadaran
lingkungan adalah sebuah konstruk yang terdiri atas komponen kognitif, sikap,
dan perilaku. Komponen kognitif terdiri atas pengetahuan lingkungan seseorang.
Pengetahuan lingkungan ini menyangkut isu-isu lingkungan yang sedang terjadi.
Sedangkan sikap dalam hal ini menyangkut sikap seseorang terhadap lingkunga.
Maka
dapat disimpulkan bahwa Pendidikan mengenai lingkungan ataupun pemahaman
mengenai pentingnya suatu lingkungan sangatlah penting bagi kesadaran setiap
individu, setelah menerima suatu pemahaman mengenai lingkungan individu akan
paham bagaimana pentingnya lingkungan itu sendiri untuk kehidupan, bahkan hubungan
antara pengetahuan, sikap dan perilaku pro-lingkungan akan kuat ketika individu
memiliki pengetahuan atau keahlian di bidang lingkungan dan menunjukkan kepada
oranglain sehingga memudahkan orang lain untuk bertindak sejalan dengan tujuan
yang ingin ditetapkan. Pengetahuan terhadap lingkungan dapat didefinisikan
sebagai sebuah pengetahuan umum tentang fakta, konsep dan hubungan antara
lingkungan alam dengan ekosistem di sekitarnya. Koellner & Tovar (2009)

0 Comments