Ujian Akhir Psikologi Lingkungan Reguler Pengampu : Arundati ShintaInarotur Rizqiyah2017011158Universitas Sarjanawiyata TamansiswaYogyakartaPerilaku peduli pada sampah erat hubunganya dengan perkembangan moral seseorang. Seseorang yang moralbya berkembang dengan optimal maka ia akan sangat peduli pada sampahnya. Lawrence Kohlberg menjelaskan mengenai perkembangan seseorang mulai dari masa kanak-kanak...
Merawat Tanaman
Juni 17, 2021
Nama : Clara Nadya GYNim : 2018011165Dosen : Dr. Arundai Shinta, M.A.Merawat TanamanCara merawat tanaman agar tumbuh subur mungkin diketahui sebagian orang hanya sebatas penyiraman dan pemupukan. Akan tetapi hal tersebut belum cukup sepenuhnya, sebab ada faktor penting lain yang mendukung kesuburan tanaman....
PENGELOLAAN SAMPAH OLEH KARANG TARUNA DUSUN MANGIR KIDUL, SENDANGSARI, PAJANGAN, BANTUL
Juni 17, 2021
UJIAN AKHIR PSIKOLOGI LINGKUNGAN SEMESTER GENAP 2020/2021Dosen Pengampu: Arundati ShintaBudi Setiawan / 2018011035FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWAYOGYAKARTA Membuang sampah sembarangan atau biasa disebut dengan fenomena menyampah mudah sekali kita temukan di lingkungan sekitar dan bahkan kita sendiripun mungkin melakukan hal demikian. Ketidakpahaman diri terhadap...
BANK SAMPAH
Juni 17, 2021
BANK SAMPAHUjian Akhir Semester Genap 2020/2021Dosen Pengampu : Arundati ShintaLukmansyah2018011176 ( Paralel )Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta Di era pandemi seperti ini manusia menjadi seperti langka akan mencari uang semua menjadi susah akan hal tersebut saya merasakan jika bagaimana kita melakukan hal...
JENIS TUGAS: UJIAN AKHIR PSIKOLOGI LINGKUNGANDOSEN PENGAMPU: ARUNDATI SHINTAPENULIS: MUHAMMAD FAUZAN AJUN PRATAMA (2016011140)KELAS PARALEL Sebenarnya yang membuat masalah sampah di Indonesia tidak kunjung selesai yaitu berakar dari hanya satu masalah besar, ya hanya satu masalah besar, masalah besar tersebut adalah kesadaran dari...
SAMPAH DAN PENYELESAIANNYA
Juni 17, 2021
UJIAN AKHIR Semester Genap 2020/2021Dosen Pengampu: Arundati ShintaFaizal Aria Pamungkas2018011109Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata TamansiswaYogyakarta Sampah adalah masalah, sedangkan manusia adalah sumber dari masalah tersebut dinilai. Dinilai dari sudut pandang Psikologi, faktor penyebab perilaku “menyampah” ini berbeda beda. Dapat dilihat perbedaannya baik dari Psikoanalisis,...
SAMPAH DAN PENYELESAIANNYA
Juni 17, 2021
UJIAN AKHIR Semester Genap 2020/2021Dosen Pengampu: Arundati ShintaFaizal Aria Pamungkas2018011109Fakultas Psikologi Universitas Sarjanawiyata TamansiswaYogyakarta Sampah adalah masalah, sedangkan manusia adalah sumberdari masalah tersebut dinilai. Dinilai dari sudut pandangPsikologi, faktor penyebab perilaku “menyampah” ini berbedabeda. Dapat dilihat perbedaannya baik dari Psikoanalisis, Behavioristik, Kognitif, dan Humanistik. Meski begitu, dalam penyelesaiannya sudah dilakukanberbagai cara. Bahkan edukasi terhadap sampah pun sangatmudah untuk diakses di dunia internet. Namun sangatdisayangkan bahwa kegiatan “menyampah” ini masih menjadikebiasaan bagi para manusia. Bahkan pada 24 jam terakhir hariini (16 Juni 2021) terdapat kurang kebih sekitar 18 artikelmengenai edukasi terhadap sampah pada Google pencarian. Saking mudanya pencarian mengenai edukasi sampah, akantetapi manusia masih menganggapnya sebagai masalah sepele.Pada perspektif psikologi, dapat ditinjau faktor kegiatan“menyampah”. Psikoanalisis bahwa “menyampah” ini dapatberupa insting ketidaksadaran manusia. Behavioristikmenyimpulkan baik perempuan maupun laki-laki dalamkegiatan “menyampah” merupakan hasil pembiasaan yang dibentuk dari lingkungan. Kognitif menerangkan mengenaiproses belajar, kita dapat mengenal kegiatan “menyampah” dariapa yang kita pelajari baik dari apa yang kita lihat, kita dengar, maupun kita alami sendiri. Sedangkan untuk Humanistik adalahmanusia mempunyai pengertian terhadap makna kehidupan. Pada artikel yang saya temui, kali ini terdapat pembahasanmengenai penyelesaian kasus sampah. Penyelesaian terhadapsampah tersebut yakni:1. The 3P Principle2. Pengawasan yang baik dari pemerintahan3. Penyediaan infrastruktur sampah yang ramah4. Aktivitas program dengan kearifan lokalThe 3P principle berisi, The Planet principle bahwa tujuandari program adalah menyelamatkan planet. Yang kedua yakniThe People bahwa pelaksana sendiri harus nyaman denganprogram tersebut. Dan yang ketiga adalah The profit Principle bahwa program harus menawarkan keuntungan yang nyata. Pengawasan yang baik dari pemerintahan berupamanajemen program seharusnya berdasarkan konstitusi, dilaporkan dengan transparansi, dieksekusi secara professional, berdasarkan ketertarikan public, dan kinerja dengan penuhperhitungan. Setiap pelanggaran harus segera dihukum, karenahal tersebut dapat ,mengundang pelanggar yang lainnya. Untukitu pemerintah perlu memperhatikan kearifan local dan norma.Selain itu Pemerintah harus melibatkan industry untuk aktivdalam mengolah limbahnya sendiri melalui CSR (Corporate Social Responsibility) dan EPR program (Extended Producer Responsibility). Source:Shinta, A. (Editor) (2019). Memuliakan sampah: Konsep dan aplikasinya di dunia pendidikan dan masyarakat. Yogyakarta: Deepublish. https://www.researchgate.net/publication/350466459_Memuliakan_Sampah_Konsep_dan_Aplikasinya_di_Dunia_Pendidikan_dan_di_MasyarakatShinta, A., Daihani, D.U. & Patimah, A.S. (2019)....
UST MENULIS

ABOUT ME
Blogsite ini merupakan salah satu media untuk dosen, mahasiswa, civitas akademika, maupun masyarakat umum dalam mempublikasikan karya tulisannya. Semoga bermanfaat dan meningkat peminatnya. Salam, Sukses Selalu.
Subscribe Us
Formulir Kontak
Diberdayakan oleh Blogger.