Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Menulis

Blogsite ini merupakan salah satu media untuk dosen, mahasiswa, civitas akademika, maupun masyarakat umum dalam mempublikasikan karya tulisannya. Semoga bermanfaat dan meningkat peminatnya. Salam, Sukses Selalu.

  • Home
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

 Nama : Jeremy Adventio Satrya


NIM : 2019011087


UJIAN AKHIR


PSI LINGKUNGAN PAR


Menurut para ahli kebersihan lingkungan adalah suatu ilmu dan seni untuk mencapai keseimbangan

Antara lingkungan dan manusia ilmu dan juga seni dalam pengelolaan lingkungan sehingga dapat tercapai kondisi yang bersih, sehat, nyaman dan aman serta terhindar dari gangguan berbagai macam penyakit.

Untuk mendapatkan lingkungan yang sehat dan bersih bisa anda rasakan cukup banyak dan antara lain lingkungan di sekitar tempat tinggal anda menjadi lebih sejuk, bebas dari polusi udara, terhindar dari penyakit disebabkan oleh lingkungan kotor.


Jika ingin memiliki lingkungan yang bersih dan sehat harus adanya pemonitoring atau koreksi 

Jika terjadinya bahaya dari lingkungan terhadap kesehatan kita dan kesejahteraan hidup 

Yang kedua adalah pencegahan pengaturan berbagai sumber hidup atau lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan kita.

Tujuan memelihara lingkungan yang bersih adalah mengurangi pemanasan global dengan cara melakukan penghijauan. Kesehatan lingkungan adalah suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia serta  lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia


Tujuan Pembersihan Sampah sebagai bahan Daur ulang


1 Untuk mengembangkan program kebersihan di suatu lingkungan 

Memerlukan orang-orang yang mau mengajak, mengatasi, bersama warga untuk berperilaku bersih


2. Sampah sebagi limbah perlu di kelola secara bijak untuk menjaga kesehatan lingkungan dan keseimbangan ekologi lingkungan


3. Kebersihan lingkungan publik menuntut keterlibatan dan partisipasi aktif dari warga-warga aktif 


4. Mendukung organisasi-organisasi kemasyarakatan yang berorientasi pada penyelamatan lingkungan


5.Dalam rangka menciptakan dan memelihara kebersihan kota, tugas dan kewajiban masyarakat dan berbagai institusi di bidang kebersihan kota, perlu dikoordinir dan dikontrol agar dalam pelaksanaannya tidak menyimpang dari tujuan.


Essay UAS Psikologi Lingkungan

Nama : Naufal Alimi Hakim

NIM : 2017011165



    Menurut Azwar (1990), sampah adalah sesuatu yang tidak dipergunakan lagi, yang tidak dapat dipakai lagi, yang tidak disenangi dan harus dibuang, maka sampah tentu saja harus dikelola dengan sebaikbaiknya, sedemikian rupa, sehingga hal-hal yang negatif bagi kehidupan tidak sampai terjadi. Kodoatie (2003) mendefinisikan sampah adalah limbah atau buangan yang bersifat padat atau setengah padat, yang merupakan hasil sampingan dari kegiatan perkotaan atau siklus kehidupan manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan (Suryani, 2014).

Pengertian batik ecoprint

    Batik ECO print dapat dikategorikan ke dalam jenis batik yang dibuat dengan cara mereplika tumbuhan ke dalam kain untuk menciptakan warna serta pola motif yang menarik. Bagian tumbuhan yang digunakan untuk mewarnai kain batik inipun sangat beragam bisa berupa dedaunan, bunga, batang bahkan ranting. 



    Sedikit berbeda dengan kain batik tulis dan kain batik cap yang pada tahap tertentu banyak melibatkan bahan kimia, kain batik ECO print justru dibuat menggunakan unsur-unsur alami tanpa bahan sintetis atau kimia. Karena itulah batik ini sangat ramah lingkungan dan tidak menimbulkan pencemaran air, tanah atau udara. Dengan memanfaatkan sampah daun sebagai motif batik ecoprint, maka sebenarnya memberikan dua keuntungan, pertama, semakin sadar pentingnya kebersihan lingkungan, sehingga tidak membuang sampah sembarangan dan kedua dapat memanfaatkan waktu luang untuk membuat batik ecoprint tanpa mengeluarkan biaya yang mahal, karena cukup memanfaatkan sumber daya  yang telah ada di sekitar rumah. 



Keistimewaan batik ecoprint

    Seperti halnya kain tradisional Indonesia yang dibuat dengan teknik tulis, teknik cap, teknik ikat celup maupun teknik membatik yang lainnya kain batik ECO print pada prinsipnya juga memiliki keistimewaan tersendiri. sampah daun ternyata bisa menjadi bernilai seni apabila sudah ditempelkan ke kain mori sebagai motif batik. Kain batik yang dihasilkan menjadi sangat bagus dan terlihat lebih alami.  Batik ecoprint sangat cocok mengingat materi dan bahan batiknya sangat murah dan mudah untuk diperoleh, juga nilai ekonomi batik ecoprint juga cukup tinggi (lebih tinggi dari batik cap), serta proses pembuatan batik ecoprint juga ramah lingkungan



Bahan utama yang dibutuhkan untuk membuat batik ecoprint antara lain adalah:

1. Daun, ranting

kulit kayu atau kelopak bunga untuk cetakan pola/motif batik. Pada umumnya yang sering digunakan adalah dedaunan, yang sekaligus berfungsi sebagai pewarna antara lain daun papaya, saun singkong, daun jati, daun ketela, klengkeng merah, daun waru, daun jambu biji, kesumba dan tetumbuhan lain yang bentuk dan warnanya bisa di “copas” kan ke kain polos. Yang WAJIB diperhatikan, dedaunan atau bahan motif lainnya dalam kondisi masih segar.

2. Kain polos

Adapun jenis kain yang disarankan untuk dijadikan bahan membatik eco print adalah jenis kain yang berasa dari serat alami karena bisa menyerap warna dengan baik, seperti kain-kain: katun, linen, goni, kulit kayu, kain tenun serat nanas, kain mori yang halus (primisisima, voilissima, berkolissima, dll), kain sutera, kain rayon, dan masih banyak lagi jenis kain yang bisa digunakan untuk batik eco print ini.

3. Larutan tawas

yang digunakan untuk proses fiksasi dan mordanting yang merupakan finishing dalam pembuatan batik eco print, bisa dikatakan jika tahap ini sangat menentukan kualitas warna yang menempel pada kain. Proses mordanting menjadi tahapan akhir untuk memperkuat/ mempertegas warna pada kain sehingga menghasilkan kerataan dan ketajaman warna yang baik. Selain itu, mordanting juga berperan untuk fiksasi warna yaitu warna motif kain akan bertahan lama (tidak mudah memudar).

    Untuk peralatan yang dibutuhkan pun tidak ribet, antara lain untuk pemukul (palu, uleg, potongan besi atau bongkahan batu), alas (bisa menggunakan meja, lantai atau benda lainnya yang memiliki permukaan rata), ember untuk proses mordanting dan alat pengukus kain ( jika pembuatan batik eco print tidak manually tapi dikukus seperti menanak nasi).


Daftar Pustaka:

Arif, W. F., & Marsudi. (2019). UJI COBA WARNA DAUN SIRIH MERAH DENGAN TEKNIK POUNDING DAN STEAM. Jurnal Seni Rupa,07,7.

EDGE. (n.d.). Fashion Industry Waste Statistics. Retrieved February 16, 2021, from https://edgexpo.com/fashion-industry-waste-statistics/

Murizar fazruza, Mukhlis, N. (2018). EKSPLORASI DAUN JATI SEBAGAI ZAT PEWARNA ALAMI PADA KAIN KATUN SEBAGAI PRODUK PASHMINA DENGAN TEKNIK ECOPRINT. JURNAL ILMIAH MAHASISWA PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA,3,1–16.


LUKI NOFION SAPUTRA
(2019011070)
ESSAY (UAS)

Kelas Reguler Psikologi Lingkungan A

Semester 6 (Genap) 2021/2022

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA

YOGYAKARTA 




DI mana kaki dipijakkan, akan kita temui sampah bertaburan. Entah itu sampah organik, seperti dedaunan, sayuran, hingga sampah anorganik, seperti plastik, botol, dan lain sebagainya

Menurut Azwar (1990) Arti sampah adalah sebagian dari sesuatu yang tidak dipakai, tidak disenangi atau sesuatu  yang harus dibuang yang umumnya berasal dari kegiatan yang dilakukan manusia (termasuk  kegiatan  industri)  tetapi  bukan  biologis  karena  kotoran  manusia  (human waste)  tidak  termasuk kedalamny

Tidak dapat dimungkiri, sejak dulu sampah menjadi persoalan krusial yang sulit sekali dipecahkan. Meski sudah banyak penyuluhan dan sosialisasi tentang pemanfaatan sampah agar tidak mencemari lingkungan, tidak banyak masyarakat yang memedulikan. Bahkan dengan santai, justru merekalah subjek perusak kerindangan, kenyamanan, kebersihan, dan ketenangan alam. Suatu hal yang mendasar, contoh saja seusai makan camilan di taman, banyak ditemui seseorang membuang bungkus camilan begitu saja



Hal inilah salah satu sikap dan bentuk kurang sadarnya masyarakat kita terhadap lingkungan. Kebiasaan buruk masyarakat kita berlangsung sejak mereka dini. Hal itu disebabkan karena orangtua sebagai panutan terkadang sering kita jumpai membuang sampah sembarangan. Wajar bila kebiasaan itu ditiru buah hatinya. Oleh karena itu, dibutuhkannya kesadaran akan pentingnya membuangan sampah pada tempatnya dan peduli terhadap alam.

Dari sini, kita bisa mengubah pandangan sampah menurut E Colink (1996) ialah bahan yang terbuang atau dibuang dari hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomi. Karena sampah kini disulap menjadi barang yang bermanfaat lewat proses daur ulang, kini sampah memiliki nilai ekonomis.


DAFTAR PUSTAKA

Ecolink, 1996.Tentang sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang

dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum

 memiliki nilai ekonomis;Jakarta indonesia,

Azwar, A, 1990, Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan, Jakarta, Yayasan Mutiara.


 YUSUF PRIYANA

2019011119

ESSAY UAS 

PSIKOLOGI LINGKUNGAN

UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA

Mengolah Bekas Kotak Susu Menjadi Tempat Pensil dan Alat Tulis


Kita memiliki banyak sampah atau barang-barang tua tak berharga yang ada di sekeliling rumah menunggu untuk di buang. Tidak tahu apakah anda memiliki pendapat yang sama, tetapi ada perasaan luar biasa Ketika kia berhasil menggolah atau membuat sampah dan barang lama kita menjadi benda yang memiliki fungsi kembali. Kadang benda lama atau sampah yang ada di sekitar kit aitu bisa di buat menjadi benda yang bermanfaat sekali untuk kehidupan kita sehari-hari. Tetapi kita juga harus mensortir terlebih dahulu benda lama dan sampah tersebut karena ada beberapa yang kurang bis akita oleh atau manfaatkan karena kalau inggin mengolah dan memanfaatkan benda tersebut perlu menggunakan alat khusus. Semisal besi bekas, itu harus menggunakan alat pemanas yang dapat meleburkan besi tersebut lalu baru dapat di cetak Kembali menjadi barang yang kita inginkan bisa menjadi piring, gelas, wajan, dan sebagainya. Berbeda dengan sampah atau benda-benda berbahan dasar plastik dan kertas lebih mudah dalam pengolahanya karena tidak membtuhkan ala khusu cukup menggunakan alat sederhana yang ada di rumah dan sedikit kreativitas sudah dapat menjadi barang yang berguna dan dapat juga menjadi hiasan yang cantik. Seperti yang saya buat dari bekas kotak susu, saya buat menjadi tempat pensil dan alat tulis lainya, membuatnya sangatlah simpel alat yang dibutuhkan hanya pisau dan pembolong kertar. Pertama tama potong kardus susu bekas tersebut sisakan di bagian kardus sisi belakang karena biat bisa di buka tutup lalu lubangi di bagian kardus yang atas untuk memasukan karet yang membantu kita menahan tutup kardus tersebut Ketika kita inggin mengampil isinya, dan sudah jadi sekarang benda ini membuat yang tadinya alat tulis saya berantakan di meja dan sering hilang sekarang menjadi lebih rapi dan kalau ada waktu nanti akan saya warnai dengan cat sempot dan sedikit hiasan agar lebih mempercanik tempat pensil buatan saya.



 

UJIAN AKHIR SEMESTER

Psikologi Lingkungan A

Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, M.A

Semester : Genap 2021/2022

Deajeng Grendista

NIM : 2019011065

 

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA

YOGYAKARTA

2022

 

 


Banyak aktivitas aktivitas manusia yang jarang menghasilkan zat berupa residu yang  terus menumpuk di alam. Sampah yang tidak berguna dan tidak diinginkan dalam jangka panjang merupakan masalah yang serius  dan perlu dicegah serta ditangani secara serius. Barang sisa yang dibuang di alam  biasa disebut dengan sampah. Sampah  alam merupakan masalah serius karena sifatnya yang berbahaya bagi organisme hidup lain  di sekitarnya.

Secara umum, sampah merupakan bahan yang dibuang sebagai sisa  produksi industri dan domestik.   Material yang tersisa berupa cairan, padat, atau gas, yang nantinya akan dilepaskan ke alam.  Sejumlah besar residu zat ini menyebabkan pencemaran lingkungan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sampah adalah produk aktivitas manusia yang sudah usang, usang, tidak disukai, atau dibuang. Definisi ini berarti bahwa  banyak orang yang membuang limbah sisa secara alami karena merupakan barang yang tidak baik. Terdapat banyak limbah dari bahan-bahan tertentu yang membutuhkan waktu lama untuk terurai di alam dan menimbulkan berbagai masalah  lingkungan.

Sampah  merupakanbahan  yang  terbuang  atau  dibuang  dari  sumber  hasil  aktifitas  manusia  maupun alam  yang  belum  memiliki  nilai  ekonomis.  Meningkatnya  jumlah  dan  aktivitas  penduduk  di  wilayah perkotaan  menghasilkan  volume  sampah  yang  semakin  meningkat.  Menurut  Marliani  (2014),  sampah anorganik  ialah  sampah  yang  dihasilkan  dari  bahan-bahan  non-hayati  baik  berupa  produk  sintetik maupun  hasil  proses  teknologi  pengolahan  bahan  tambang  atau  sumber  daya  alam  dan  tidak  dapat diuraikan oleh alam (botol plastik, tas plastik, dan kaleng)

Penting untuk kita semua mengetahui cara untuk mengurangi sampah dengan 3R (Reduce,Reuse, Recycle). Reduce adalah berarti mengurangi, yaitu mengurangi sebanyak-banyaknya. Mungkin mengurangi barang dan bahan tangan kedua. Dengan meminimalkan Penggunaan benda-benda yang dapat dibuat  Tolong jangan menggunakannya karena ini adalah sampah  sekali pakai supaya mendapatkan banyak sampah. Reuse adalah kegiatan untuk mengelola Limbah dari penggunaan kembali. Kapan Gunakan benda-benda yang tidak terpakai kembali dan kemudian kurangi sampah dan yang terakhir Recycle adalah upaya mengurangi sampah melalui daur ulang. Dalam hal ini, Anda perlu membuat perbedaan  antara sampah anorganik dan  organik. Sampah anorganik dapat didaur ulang  dikumpulkan barang-barang seperti botol plastik minuman bekas, majalah, kertas bekas, kaleng bekas, dll.

Bagi orang kreatif, ada objek dapat membuang sampah yang tidak terpakai  Serbaguna "baru". tetapi karya seni untuk dekorasi dan merchandise berguna untuk kehidupan sehari-hari. Anda juga dapat menghemat uang dengan membuat barang baru dari barang bekas. Daur ulang barang dapat digunakan mendukung gerakan lingkungan.Daur ulang sampah di negara kita  belum optimal. Sebagian besar limbah didaur ulang menjadi peralatan berkualitas rendah. Sangat jarang  sampah dimanfaatkan sebagai benda  seperti bingkai, hiasan dinding dan benda  lainnya. Padahal, sampah bisa kita manfaatkan untuk membuat karya seni dan kerajinan  seperti boneka, tas dan vas bunga. Bahkan pengrajin yang awalnya membuat kerajinan dari barang bekas sebagai hobi telah berhasil mengubah barang bekas menjadi sebuah karya seni yang bisa dimonetisasi.

Daur ulang juga murah dalam banyak kasus tercemar daripada membangun dari awal. Dengan mendaur ulang, material, energi, dan air dalam produksi. Target daur ulang  mengolah sampah menjadi produk baru dengan menyortir dan mendaur ulang sampah, kita lindungi lingkungan  dengan dua pengurangan gas rumah kaca sudah berakhir pembuangan limbah dan perlindungan sumber daya

 

DAFTAR PUSTAKA

Ira Riyansari, Tema 4 Berbagai Pekerjaan (Sukoharjo: CV Hasan Pratama, 2013)

Jean dan Francois Noblet, Sampah (t.k.: Erlangga for Kids,t.t.), 22-23.

Tim Penulis PS, Penanganan dan Pengolahan Sampah, 29.

Endang Purwanti, Sampah jadi Uang (Klaten: Saka Mitra Kompetensi, 2007),

Nyoman Wijana, Biologi dan Lingkungan, 171.

Tisa Eritantia

2019011173

Ujian Akhir Psikologi Lingkungan

Kelas Reguler

Semester Genap 2021/2022


Meningkatnya jumlah sampah saat ini disebabkan oleh tingkat populasi dan standar gaya hidup, yaitu semakin maju dan sejahtera kehidupan seseorang maka semakin tinggi jumlah sampah yang dihasilkan (El Haggar, 2007). Meningkatnya jumlah sampah yang dihasilkan dibarengi dengan pertumbuhan yang terjadi di wilayah tersebut yang dipengaruhi oleh indeks pertumbuhan pangan, industri dan pendapatan perkapita. Pengelolaan sampah yang tidak baik akan menyebabkan masalah lingkungan, seperti  pencemaran terhadap air, pencemaran terhadap udara, pencemaran terhadap tanah maupun air tanah. Selain menyebabkan masalah lingkungan, sampah juga akan mengurangi nilai estetika suatu daerah akibat timbulan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat. Istilah sampah makanan di Indonesia belum didefinisikan secara khusus, namun jika mengacu pada definisi yang diberikan oleh FAO sampah makanan berarti jumlah sampah yang dihasilkan pada saat proses pembuatan makanan maupun setelah kegiatan makan yang berhubungan dengan prilaku penjual dan konsumennya (Parfit et al., 2010).

Pada dasarnya setiap individu selalu memperproduksi sampah setiap harinya, sehingga terjadinya suatau permaslahan sampah yang menjadi meningkat dan membuat pencemaran pada lingkungan sekitar. Pencemaran lingkungan juga dapat memnpengaruhi kesehan mental dan fisik inividu yang memang tinggal pada lingkungan tersebut. dengan adanya permasalah sampah bisa mempengahuri sikap negatif dan perilaku didaerah tersebut,  maka dengan adanya social learning pada remaja bisa membantu untuk mengurangi permasalahan sampah tersebut.

Gaya hidup milineal kadang membuat permasalahan sampah yang menjadi puncaknya, karena banyak milinial sekarang yang sering berbelanja dan sering membuang sisa makananya seperti plastik, botol minuman dan sebagainya. Pada zaman sekarang jarang anak muda yang memang memperhatikan lingkungan sekitar atau pun permamslahan sampah, menurut mereka sampah adalah suatau hal yang memang bau dan kotor serta menjijikan. Maka mereka segan dalam melakukan permbersihan atau mengegolah sampah tersebut. serta remaja sekarang banyak gengsi karena menurut mereka menggurangi pencitraanyya sehingga membuat mereka seperti orang yang dipandang rendah oleh orang sekitar. Pada permasalahan sampah sekarang yang menjadikan suatau masalah besar karena sebagian tempat pembungan samapah itu penuh dan membuat para pekerja kebersihan kualahan bahwa dengan sampah tersbeut. Apalagi dengan banyaknya usaha tempat makan yang berkembang pesat, sebagian anak muda pasti lebih suka nongkrong di café. Mungkin itu terlihat biasa saja sekarang, namun dampak dari berkembangnya pusat kuliner mengakibatkan terjadi penumpukan sampah sisa makan yang tidak dikelola dengan baik.

Maka dari itu dengan social lerning kita bisa membuat kesadaran pada anak muda untuk memgurnagi pada produksi sampah dan meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan sosailnya untuk bisa menjaga dan melestarikan lingkungan yang bersih dan sehat. Dengan menagjarkan mereka dan memberikan pengetahuan terhadap mereka untuk mengegolah sampah dengan baik dan benar sehingga permaslahan sampah tersebut tidak lah menjadi masalah dan bisa membantu pekerja kebersiahan dalam mengurangi produksi sampah di Indonesia khususnya. Tetapi kita juga harus membuat presepsi anak muda tersebut menjadi positif karena apabila dengan presepsi mereka yang positif terhadap sampah maka remaja tersebut dapat melakukan dan memeperhatikan lingkungan yang bersih tersebut.

Bahkan dengan adanya sampah kita bisa membantu orang orang yang membutuhkan bantuan dengan menukar sampah di bank sampah dengan uang, sehingga kita dapat menyumbangkan hasil tersebut menjadi perbuatan yang baik. Dan tindakan anak muda dijaman sekarang perlu sekali untuk membantu meningkatkan dan menggurangi sampah di Indonesia dengan suatu tindakan.

Maka dari itu sebagai mahasiswa psikologi, saya menyumbangkan sebagaian dari keikut sertaan dalam mengurangi sampah pada  daerah penulis, dengan membuat sebuah karya Tas Belanja dari bungkus kopi dengan hasil tersebut saya dapat mengelolah sampah dengan baik dan benar. Dengan cara memperhatikan atau mengenali jenis sampah yang ingin digunakan. Dengan tindakan penulis ini bisa dapat membuat contoh para remaja milinial untuk memperhatikan lingkungan dengan cara mengelolah sampah.


Penulis,
Tisa Eritantia

Daftar Pustaka

Parfitt, J., Barthel, M. & Macnaughton, S. 2010. Food waste within food supply chains: quantification and potential for change to 2050, Phil. Trans. R. Soc., vol. 365, pp. 3065-3081. Peraturan Pemerintah No. 81 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

El Haggar, Salah. (2007). Sustainable Industrial Design and Waste Management. Elsevier Academic Press: United States of America.


           Sampah adalah permasalahan yang sering kita temui di beberapa tempat terutama di kota – kota besar. Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang sering kita temui, banyak para ahli memikirkan cara bagaimana agar sampah plastik ini tidak semakin banyak. Plastik merupakan berbahan dasar minyak bumi dan dengan ditambah dengan bahan dasar lainnya yang tidak dapat terurai. Sampah plastik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan apalagi saat ini jumlahnya yang terlalu banyak. Sampah plastik sangat susah terurai. Memerlukan bertahun – tahun agar bisa terurai. Sampah plastik yang ada dalam tanah sangat sulit dan tidak bisa terurai oleh mikroorganisme dapat menyebabkan jaringan fauna yang ada di tanah seperti cacing dan mikroganisme lainnya yang berada pada area tanah tersebut sulit untuk memperoleh makan dan tempat untuk berlindung. Permasalahan sampah plastic ini merupakan masalah yang sangat sulit terselesaikan dan diatas hingga kini, sementara itu dengan adanya pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat maka volume pertumbuhan sampah plastik juga akan semakin banyak dari berbagai aktivitas manusia. Sampah akan terus bertambah selama populasi manusia masih ada, maka dari itu yang dapat kita lakukan adalah mencari langkah – langkah dan strategi bagaimana sampah plastic bisa di atasi dengan baik.
Salah satu cara mengurangi sampah plastik adalah menggunakan botol bekas menjadi media tanam hidroponik. Bertanam hidroponik sudah menjadi cara bertanam yang popular di tengah hiruk – pikuk dan keramaian kota. Selain tidak memakan tempat yang terlalu banyak, cara bertanam hidroponik ini tidak bikin kerepotan karena tidak harus menyiram setiap hari. Cara bertanam hidroponik juga merupakan dukungan gerakan go green di lingkungan sekitar. Langkah pembuatannya pun cukup mudah.
1.      Sipakan bahan dan alat
Bahan yang saya gunakan disinin adalah botol bekas air mineral 1,5 liter, gunting, sumbu kompor, air, media tanam, dan tanaman yang akan ditanam.

2.      Potong dan beri lubang pada tutup botol



Potong bagian atas botol sehingga memiliki  dua bagian botol. Bagian atasa botol akan di balik menyerupai corong dan diletakkan di bagian botol lainnya. Sumbu kompor berperan sebagai perantara untuk mengalirkan air ke media tanam. Lubangi tutup botol sebagai tempat sumbu kompor tadi serta lubangi beberapa bagian botol bagian bawah agar udara bisa masuk.


3.      Masukkan air, serta media tanam
Tuangkan air kebagian bawah botol tadi dengan perkiraan 2/3 botol. Setelah itu, masukkan bagian atas botol dalm posisi terbalik dan pastikan sumbu kompor masuk ke dalam air. Setelah itu pindahkan tanaman serta media tenam ke bagian atas botol.


    Tanaman yang ditanam secara hidroponik akan tumbuh dengan bantuan air dan sinar matahari. Selain membuat kegiatan bercocok tanam menjadi lebih mudah, cara menanam hidroponik juga memberikan beberapa manfaat yaitu, menghemat air. Tanaman hidroponik dapat tumbuh dengan air hingga 98 persen lebih sedikit dibandingkan tanaman yang ditanam secara tradisional. Jadi selain memanfaatkan barang bekas/ mengurangi sampah plastik kita juga menghemat air, karena berdasarkan laporan  WHO, hanya 71 persen populasi dunia  yang memiliki layanan air minum yang dikelola dengan aman. Selain itu juga tanaman hidroponik tidak membutuhkan lahan yang luas, sehingga dapat diperaktikan di ruang yang kecil. Sehingga menurut saya cara menanam hidroponik ini secara tidak langsung mampu menangani permasalahan sampah terutama sampah plastic di lingkungan sekitar.

Daftar Pustaka 

Dekoruma, K. (2019). Easy-Peasy, Ini 6 Cara Bertanam Hidroponik Dengan Botol. Www.Dekoruma.Com. https://www.dekoruma.com/artikel/81383/bertanam-hidroponik-dengan-botol

Lulu Lukyani. (2021). 5 Manfaat Tanaman Hidroponik. Www.Kompas.Com. https://www.kompas.com/sains/read/2021/09/29/093200923/5-manfaat-tanaman-hidroponik?page=all

Tantangan, D. A. N., Masa, D. I., Joe, N., Tantangan, D. A. N., & Masa, D. I. (n.d.). Datang. 1–10.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

UST MENULIS

UST MENULIS

ABOUT ME

Blogsite ini merupakan salah satu media untuk dosen, mahasiswa, civitas akademika, maupun masyarakat umum dalam mempublikasikan karya tulisannya. Semoga bermanfaat dan meningkat peminatnya. Salam, Sukses Selalu.

SUBSCRIBE & FOLLOW

Subscribe Us

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Featured Post

KEPIMPINAN NICCOLO MACHIAVELLI

  UJIAN AKHIR PSIKOLOGI SOSIAL 2 SEMESTER GANJIL 2022/2023 DOSEN PENGAMPU : Arundati Shinta ARSENIUS REINHART SUROS 2021011094    ...

Labels

  • 2016011126 1
  • 2017011165 7
  • 2018011173 3
  • 2021011004 Erwin Prabowo 2
  • 2021011048 Aprilia Nita Ningrum 3
  • 2021011049 nuril latifatuz zahroh 2
  • 2021011055 Rahmad Alam 4
  • 2021011062 steven aldodi stevano 4
  • 2021011080 Widyaningrum Pramesti 5
  • 2021011101 Muhammad Angga Pratama Putra 5
  • Abdul Basith 2017011150 6
  • abu masroh 1
  • Agung Tri 5
  • Ahmad Ramadhan Ginting 2021011103 4
  • Alda Azahra'2021011036 5
  • Amaru Nuki (2019011007) 1
  • ANNISA MIFTAH KHAIRUL 'AUNI 2019011003 3
  • ANNISA MIFTAH KHAIRUL "AUNI 2019011003 4
  • Arundati Shinta 2
  • Before and After 1
  • berbagi rezeki 1
  • berkebun 1
  • Christian Kevin Adiyatma Rasendriya 2019011006 2
  • cinta lingkungan 1
  • Clara Selu 1
  • Damar Syifa Rahmanto AJi 2019011089 6
  • Dea Verananda Siallagan (2021011082) 3
  • Deajeng Grendista (2019011065) 6
  • Devi nova priyanti (2019011131) 5
  • Dyah Ayu Perwita Sari 2019011149 7
  • ekonomi sirkular 1
  • Fadila Perwitasari/2019011099 7
  • Fahmi Anwar 4
  • Faizal Aria Pamungkas 2018011109 Psikologi Lingkungan Paralel 5
  • generasi milenial 2
  • Inarotur Rizqiyah 1
  • Indrajat Syahru Ramadhan 201901111 5
  • insanul afdal nim 2018011147 5
  • Irhaz Sabila Ramdana (201901172) 6
  • Jesseica Ray 2019011082 1
  • Karunia Kalifah wijaya 7
  • Konita Ariakne (2018011068) 1
  • kucing jalanan 1
  • limbah makanan 1
  • maulana malik 2018011135 5
  • menjaga lingkungan 1
  • Muhammad Fauzan Ajun Pratama 5
  • Muhammad Fernanda Wijaya - 2019011125 7
  • Muhammad Maftuh (2021011077) 2
  • Muhammad Rizki apriyandi 2019011160 4
  • Muthi'ah Muliana/2018011096 6
  • Nabila Alfarabi - 2019011013 7
  • Nama : Alisha Septiani Karoror 3
  • Nurrokhman Danang Hadiwijoyo 6
  • Nurul Pratiwi Tahir_2019011088 3
  • Nurul Wafiqah Deu 3
  • pandemi covid 19 1
  • peluang usaha 2
  • Plogging 1
  • Prestasi 1
  • pro-lingkungan 1
  • Psikologi Lingkungan 29
  • Rizky Maulana Putra 5
  • Sampah 1
  • sampah rumah tangga 1
  • Sekolah Alam 1
  • street feeding 1
  • Theresia Windiya Pratama_2019011002 4
  • Theresia Windiya Pratama-2019011002 3
  • Tisa Eritantia 2019011173 7
  • UTS_Indrajat Syahru 1
  • Wahyuni Rahmawatul Hasanah 2018011079 3
  • Yuli Priansah 6
  • yusuf priyana 2019011119 1
  • Zukhruf Kalyana M 7

Arsip Blog

  • Desember 2022 (50)
  • November 2022 (5)
  • Oktober 2022 (72)
  • Juni 2022 (142)
  • Mei 2022 (25)
  • April 2022 (90)
  • Maret 2022 (72)
  • Februari 2022 (60)
  • Juni 2021 (71)
  • Mei 2021 (4)
  • April 2021 (87)
  • Maret 2021 (11)
  • Februari 2021 (1)

Ad Code

Responsive Advertisement

Popular Posts

  • KEPIMPINAN NICCOLO MACHIAVELLI
  • MACHIAVELLI
  • PENYEBAB DAN SOLUSI KETIDAKPATUHAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI
  • Pemanfaatan Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik Cair

Total Tayangan Halaman

Translate

Ad Space

Responsive Advertisement

Cari Blog Ini

Langganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar

Advertisement

Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Template